Ketika bicara gamifikasi banyak yang langsung mengasosiasikannya dengan Point badge dan learder board. Lalu berkesimpulan, “oh untuk itu semua kita pasti butuh apps”. Apakah memang seperti itu?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita coba pahami dulu fungsi Point, Badge, dan Leaderboard (PBL).

1. POINT

Dalam game, point berfungsi sebagai bentuk feedback system, dampak dari aksi atau pilihan yang kita ambil yang kemudian bisa kita ketahui segera (bahkan instan).

Misal, jika tembakan kita tepat, kita dapat point. Jika kita lambat dalam menghindar pukulan, kita kehilangan point. Point bisa ditampilkan dalam banyak bentuk, bintang, koin, dan berbagai bentuk lainnya.

Ketika kita bisa melihat dampak dari aksi atau pilihan kita dalam waktu yang relatif singkat (apalagi instan), kita umumnya jadi lebih serius. Misal ketika kita meminta seseorang jadi pacar/pasangan kita, kita tahu bisa mendapat feedback segera – minimal dari mimik wajahnya. Itu mungkin salah satu alasan kita jadi serius.

Namun dalam keseharian, banyak aksi atau pilihan yang kita ambil, dampaknya tidak bisa kita lihat dalam waktu dekat (misal makan sehat/olahraga, pakai masker saat ini). Pemanfaatan point dalam konsep gamifikasi adalah untuk menyadarkan kita bahwa setiap aksi ada dampaknya – dan harapannya kita bisa lebih termotivasi melakukannya dengan serius.

2. BADGE

Dalam game badge bisa memiliki beberapa fungsi, sebagai milestone (capaian tertentu), sebagai bentuk klasifikasi, atau sebagai indikator progress (feedback system). Namun secara umum fungsi badge adalah sebagai bentuk pengakuan.

Ketika kebutuhan dasar kita sudah terpenuhi, kita umumnya mencari berbagai bentuk pengakuan (Love, Esteem Needs, Self Actualization –  Maslow’s Hierarchy of Needs). Pemanfaatan badge dalam konsep gamifikasi adalah untuk memberikan bentuk pengakuan ini.

3. LEADERBOARD

Leader board dalam game bisa dilihat kombinasi dari point dan badge dengan fungsi utama untuk mamfasilitasi sifat kompetitif kita. Tidak bisa dipungkiri, kita punya dorongan untuk menjadi lebih baik. Untuk itu kita kadang perlu komparasi. Leader board adalah satu cara memberikan komparasi tersebut, yang diharapkan kemudian bisa memotivasi kita melakukan sesuatu yang akan membuat kita (merasa) jadi lebih baik.

Banyak yang kemudian berpikir gamifikasi adalah hanyalah soal menempelkan point, badge, dan leaderboard untuk berbagai kegiatan yang membosankan. Karena itu juga banyak yang kemudian berpikir butuh apps untuk mendukung hal tersebut.

Padahal jika kita paham esensi point adalah sebagai feedback system, badge sebagai bentuk pengakuan, dan leader board sebagai ruang komparasi seberapa baik kita, ada banyak cara untuk bisa menghadirkan ketiganya dalam format/media/platform yang paling sesuai dengan kebutuhan kita.

Dalam banyak kesempatan – kita sebenarnya bisa menghadirkan POINT, BADGE, dan LEADERBOARD, dengan atau tanpa apps.

Jadi gamifikasi tidak selalu butuh apps khusus. Yang dibutuhkan kadang hanyalah kesungguhan untuk BELAJAR MAIN sama-sama.

Photo by Pathum Danthanarayana on Unsplash

Leave a Reply