Kalau kita makan ketika lapar, apapun makanannya, di manapun makannya, akan terasa enak. Klo ada yang menemani akan terasa lebih lezat.

Tantangan terbesar pembelajaran jarak jauh (online) sesungguhnya mungkin adalah untuk menghadirkan “rasa lapar” untuk belajar (curiosity). Jika para peserta yang hadir sudah lapar maka proses pembelajaran akan berjalan baik.

Ada dua cara untuk menumbuhkan “rasa lapar” belajar, 1. Dengan paham apa yang peserta ingin pelajari. 2. Dengan menceritakan “betapa lezatnya menu” yang kita tawarkan.

Alih-alih melakukan dua hal itu, kadang kadang sebagian kita malah sibuk masak banyak menu yang tidak diinginkan, menambah bumbu penyedap yang mungkin tidak perlu, dan sibuk menceritakan betapa kita punya kemampuan/skill hebat memasak semua menu tersebut.

Mungkin ini waktu terbaik untuk kita menumbuhkan rasa lapar (untuk belajar) sama-sama, untuk masak menu (pembelajaran) yang kita butuhkan sama-sama, untuk kemudian kita nikmati dengan penuh rasa syukur sama-sama.
.
//Keterangan foto: nasi putih hangat, tumis buncis+ sosis sisa semalam, dan tempe tepung. Enak? Banget, lapaar banget soalnya

Leave a Reply