6 Hal Yang Harus Dipahami Dari E-SPORT

E-Sport atau kompetesi game profesional (umumnya online multiplayer) berkembang sangat pesat. Berbagai level kompetisi mulai rutin dilaksanakan dan mendapatkan liputan media. Melihat pesatnya perkembangan tersebut sekolah dan kampus mulai menghadirkan E-Sport sebagai salah satu pilihan aktivitas. Oleh karena itu, sebagai orang tua/guru, menjadi penting untuk benar-benar memahami e-sport dari banyak aspek, sehingga anak/murid kita bisa mengoptimalkan segala manfaatnya dan mampu meminimalisir segala dampak negatif yang mungkin terjadi. Sebagai pengantar diskusi kita, berikut adalah 6 hal yang perlu diketahui untuk kita sama-sama belajar memahami e-sport dengan segala potensinya:

  1. Ada berbagai jenis genre game. Tidak bisa dipungkiri sebagian menghadirkan konten dengan nuansa kekerasan. Untuk itu penting sekali untuk bisa memberikan pemahaman tentang game yang baik serta disiplin dalam memperkenalkan game (termasuk e-sport) sesuai dengan umur dan pemahaman anak-anak kita.
  2. Seperti halnya bentuk oleh raga lain butuh butuh latihan dan butuh disiplin. Dengan kata lain ini adalah aktivitas yang butuh dedikasi.Dedikasi ini seharusnya menjadi indikator apakah anak/murid kita benar-benar ingin menjadi atlet e-sport atau sekedar suka main game. Setiap atlet bola mungkin dimulai dengan suka bermain bola, tapi tidak semua yang suka main bola bisa jadi atlet bola. Dedikasi adalah pembedanya.
  3. Bentuk latihan (apapun) harus sesuaikan dan memperhatikan kemampuan fisik/mental pemainnya. Untuk itu penting memiliki pelatih yang paham batasan-batasan tersebut, memiliki kedewasaan, serta mampu benar-benar menjaga kesehatan fisik dan mental pemainnya.
  4. Game memberikan pengalaman pada pemainnya. Dalam kasus-kasus tertentu pengalaman tersebut bisa berbekas secara mental untuk waktu yang relatif lama (misal kompetisi yang sangat intens). Untuk itu, orang tua dan guru harus benar-benar paham bagaimana memastikan lingkungan para atlet e-sport benar-benar sehat (mampu menjaga mereka) bukan hanya di aspek kesehatan fisik tapi juga kesehatan mentalnya.
  5. Seperti halnya semua bentuk profesional sport, e-sport telah menjadi sebuah industri.Ketika menjadi industri, ada banyak kepentingan di dalamnya. Untuk itu penting sekali kita sebagai orang tua/guru selalu mengingatkan diri kita (juga anak-anak kita yang mulai tertarik e-sport), untuk senantiasa fokus menggali berbagai hal positif yang ada. Berbagai bentuk hadiah uang, liputan, ketenaran adalah konsekuensi dari kesungguhan dan profesionalisme – dan sebaiknya tidak menjadi tujuan utama.
  6. apapun, anda dan anak anda adalah yang paling tahu apakah sebuah aktivitas memberikan dampak positif atau negatif. Namun untuk benar-benar mengetahui hal tersebut, butuh komunikasi yang baik. Oleh karena itu, jaga selalu budaya komunikasi yang baik di tengah keluarga. Jangan pernah ragu memberikan masukan pada anak kita, tapi jangan juga lupa untuk sungguh-sungguh mendengarkan mereka.

Tugas kita sebagai orang tua juga untuk saling mengingatkan, mendorong industri, pemerintah, juga media untuk menghadirkan ekosistem E-sport yang baik. Yang mampu menjadi ruang anak-anak kita berkarya, berprestasi, dan berkontribusi baik untuk Indonesia. Bukan sekedar ekosistem yang jadi lahan bisnis demi eksploitasi keuntungan finansial semata.

Tulisan ini sebelumnya telah di publish dalam format minibook (slide to read) di Instagram akun @enugroho

Leave a Reply